Invesmentpedia Enigma Institute
L3T.2 · Derivatif: Futures, Perpetual, dan Opsi
TINGKAT

Level 3 · Jalur Trader · Modul 2

Derivatif: Memindahkan Risiko, Bukan Menghapusnya

Futures, perpetual, dan opsi sering dipamerkan sebagai jalan pintas menuju untung besar. Padahal di balik setiap kontrak ada satu pertanyaan sederhana: risiko siapa yang sedang kamu tanggung, dan berapa kamu dibayar untuk itu? Di modul ini kamu belajar menghitung biaya tersembunyinya, dan kenapa strategi yang "menang 96% bulan" bisa menghancurkan akun.

⏱ ±55 menit baca📜 3 jenis kontrak🎮 9 simulasi
RISIKO Risiko pindah tangan, pemilik barunya dibayar premi · funding · basis = bayaran

Kenalan dulu dengan masalahnya

Setelah modul ini, kamu bisa

  • menjelaskan bahwa derivatif memindahkan risiko, dan membedakan lindung nilai dari spekulasi dengan satu uji angka;
  • menghitung harga futures wajar dan membaca selisihnya dengan harga hari ini sebagai biaya, bukan ramalan;
  • menerjemahkan funding perpetual yang tampak kecil menjadi biaya per tahun dan per bulan terhadap modalmu;
  • membaca harga opsi dan Greeks sebagai jawaban atas pertanyaan sederhana, termasuk berapa gerakan harga yang dibutuhkan untuk impas;
  • menjelaskan kenapa strategi menjual opsi yang hampir selalu menang tetap bisa menghancurkan akun, dan ukuran apa yang jujur untuk menilainya;
  • menghitung total biaya carry sebelum membuka posisi.

Sari, strategi Om ini cuma jual opsi. Tiap bulan dapat premi. Sepuluh tahun dicoba, menang hampir 96% bulan!

Grafiknya mulus banget. Tapi kalau menang terus, siapa yang bayar? Uangnya datang dari mana?

Pertanyaan yang tepat. Uangnya bayaran untuk menanggung risiko orang lain. Risikonya jarang datang, tapi datangnya sekaligus.

Jadi grafik mulus itu belum tentu aman?

DEG!

Hari ini kita hitung satu per satu: futures, perpetual, opsi. Lalu kita ukur bom waktunya.

Siap, Kak. Aku bawa kalkulator.

Sari sudah belajar menyusun sistem trading di modul sebelumnya. Sekarang ia bertemu alat yang jauh lebih tajam: derivatif. Alat tajam bisa memotong sayur, bisa juga melukai tangan. Mari kita pelajari cara memegangnya.

Derivatif itu memindahkan risiko

Derivatif adalah kontrak yang nilainya "menumpang" pada harga aset lain. Aset yang ditumpangi itu disebut aset pokok. Kamu tidak membeli asetnya. Kamu membeli janji yang nilainya ikut naik-turun bersama aset itu.

Kenapa kontrak seperti ini ada? Ada satu alasan ekonomi: supaya risiko bisa berpindah dari orang yang tidak ingin menanggungnya kepada orang yang mau dibayar untuk menanggungnya.

Contoh nyata dari naskah: petani yang menjual futures gandum memindahkan risiko harga gandum kepada spekulan. Maskapai yang membeli futures bahan bakar memindahkan risiko kenaikan biaya bahan bakar. Dalam kedua kasus, risikonya tidak hilang. Ia berpindah, dan penanggung barunya dibayar.

Setiap kali kamu mendapat aliran pendapatan dari derivatif, tanyakan: "risiko apa yang sedang aku tanggung untuk orang lain?" Jawaban itulah sumber penghasilanmu. Jawaban yang sama juga sumber kehancuranmu kalau risikonya benar-benar terjadi.

Tiga cara memakai alat yang sama

PenggunaanTujuanProfil risiko
Lindung nilaiMengurangi risiko yang sudah kamu punyaNaik-turun berkurang; kamu membayar premi
Efisiensi modalEksposur sama, modal yang ditaruh lebih kecilSama, ditambah risiko margin dan funding
Spekulasi berungkitMemperbesar eksposurSeluruh risiko ikut membesar sebanding

Masalahnya, ketiganya memakai kontrak yang sama dan sering disebut dengan kata yang sama. Orang yang bilang "aku pakai futures untuk efisiensi modal" bisa saja sedang memegang posisi lima kali modalnya. Itu spekulasi dengan ungkitan, apa pun kata yang ia pakai.

Untuk membedakannya, kamu perlu kenal satu istilah: notional. Notional adalah nilai total aset yang dikendalikan posisimu, bukan uang yang kamu setor.

\[ \text{Uji eksposur} = \frac{\text{notional total}}{\text{modal}} \]

bagi nilai total aset yang kamu kendalikan dengan modalmu sendiri. Kalau hasilnya di atas 1, kamu sedang menambah eksposur, bukan sekadar menghemat modal. Contoh: modal Rp200 juta, notional Rp1 miliar, hasilnya 5. Itu spekulasi berungkit.

"Efisiensi modal" terdengar bijak. Tetapi rasio notional ÷ modal tidak bisa disamarkan. Bukan niat yang menentukan, bukan pula tempat transaksinya. Yang menentukan adalah angkanya. Derivatif membuat ukuran posisi jauh lebih mudah dinaikkan daripada dipahami.

Futures: selisih harga itu biaya, bukan ramalan

Futures adalah kontrak membeli atau menjual aset dengan harga yang disepakati hari ini, tetapi serah-terimanya nanti, di tanggal jatuh tempo. Harga aset untuk serah-terima hari ini disebut harga spot.

Biasanya harga futures sedikit berbeda dari harga spot. Selisihnya disebut basis. Banyak orang membaca basis sebagai ramalan: "futures lebih mahal, berarti pasar yakin harga akan naik." Ini salah kaprah yang mahal.

Biaya memegang aset sampai jatuh tempo disebut biaya carry. Dalam keadaan seimbang, harga futures mencerminkan biaya itu.

\[ F = S \cdot e^{(r - q)T} \]
\(F\)
harga futures wajar
\(S\)
harga spot hari ini
\(r\)
suku bunga bebas risiko per tahun
\(q\)
hasil yang didapat dari memegang aset (dividen, staking, sewa)
\(T\)
waktu sampai jatuh tempo, dalam tahun (90 hari = 90 ÷ 365)
\(e\)
bilangan Euler (≈ 2,718), dipakai untuk bunga yang dimajemukkan terus-menerus

harga futures = harga hari ini yang "dibungakan" sampai jatuh tempo. Spot 10.000, bunga 6,5%, 90 hari, tanpa dividen: 10.000 × e0,065 × 0,2466 = 10.161,57. Basisnya 161,57 atau 1,616%.

Jatuh tempoHarga futures \(F\)BasisBasis %Setara per tahun
30 hari10.053,5753,570,536%6,72%
90 hari10.161,57161,571,616%6,72%
180 hari10.325,74325,743,257%6,72%
365 hari10.671,59671,596,716%6,72%

Lihat kolom terakhir. Basisnya makin besar untuk jatuh tempo yang makin jauh, tetapi setara per tahunnya selalu 6,72%. Kalau basis adalah ramalan, tidak mungkin ramalan 30 hari dan 365 hari kebetulan sama persis per tahunnya. Angka yang konstan itu adalah jejak suku bunga.

Basis futures adalah biaya carry yang diterjemahkan ke harga. Futures setahun yang 6,7% di atas spot tidak berkata "pasar memperkirakan naik 6,7%". Ia berkata "memegang aset ini setahun berbiaya 6,7%".

Contango, backwardation, dan biaya roll

Futures punya tanggal akhir. Kalau kamu ingin memegang posisi beli dalam jangka panjang lewat futures, kamu harus melakukan roll: menutup kontrak yang hampir habis, lalu membuka kontrak berikutnya. Setiap roll "membayar" basis.

Contango

Harga futures di atas spot. Pemegang posisi beli membayar setiap kali roll, karena ia terus membeli kontrak baru yang lebih mahal.

VS

Backwardation

Harga futures di bawah spot. Pemegang posisi beli justru menerima imbal hasil saat roll.

\[ \text{Biaya roll per tahun} = (1 + \text{basis})^{365/90} - 1 \]

kalau kamu roll tiap 90 hari, basis itu dibayar sekitar empat kali setahun dan ikut bermajemuk. Basis 3 bulan +2%: 1,024,056 − 1 = 8,36% per tahun.

KondisiBasis 3 bulanBiaya atau imbal roll per tahun
Contango kuat+2,00%−8,36%
Contango normal+0,80%−3,28%
Backwardation−1,20%+4,78%
  1. Sari berharap aset tertentu naik rata-rata 10% per tahun. Ia berniat memegangnya bertahun-tahun lewat futures, bukan membeli asetnya langsung.

  2. Kurvanya sedang contango kuat: basis 3 bulan +2%. Biaya roll per tahun = 1,02365/90 − 1 = 8,36%.

  3. Yang tersisa untuk Sari: 10% − 8,36% = 1,64% per tahun. Artinya 83,6% ekspektasinya sudah habis untuk biaya roll sebelum harga bergerak sedikit pun.

  4. Bandingkan dengan memegang aset langsung. Biaya roll hilang, diganti biaya penyimpanan atau kustodi yang lazimnya jauh lebih kecil.

  5. Futures tetap masuk akal untuk lindung nilai jangka pendek (biaya roll tidak sempat menumpuk), saat backwardation (roll justru menghasilkan), atau untuk pasar yang tidak bisa dipegang langsung. Yang tidak masuk akal: posisi beli jangka panjang dalam contango tanpa menghitung biayanya.

Biaya roll yang menumpuk inilah penjelasan mekanis kenapa sebagian produk yang melacak komoditas lewat futures bisa memberi hasil yang sangat berbeda dari harga spot komoditasnya. Selisih itu bukan salah kelola. Itu tagihan roll yang terkumpul bertahun-tahun.

Perpetual: biaya kecil tiap 8 jam yang bermajemuk

Perpetual swap (sering disebut perpetual atau "perp") mirip futures, tetapi tidak punya tanggal jatuh tempo. Kontrak ini banyak dipakai di pasar aset kripto. Supaya harganya tidak lari jauh dari spot, dipakai mekanisme funding rate.

  • Kalau harga perpetual di atas spot, pemegang posisi beli membayar pemegang posisi jual.
  • Kalau di bawah spot, sebaliknya.

Pembayaran lazimnya terjadi setiap 8 jam, jadi tiga kali sehari. Angkanya tampak mungil di layar, misalnya 0,05%. Justru di situ jebakannya.

\[ \text{Funding per tahun} = (1 + f_{8\text{jam}})^{365 \times 3} - 1 \]
\(f_{8\text{jam}}\)
funding per 8 jam, ditulis desimal (0,05% = 0,0005)
\(365 \times 3\)
banyaknya pembayaran setahun: 3 kali sehari selama 365 hari = 1.095 kali

tambahkan 1, pangkatkan dengan 1.095, lalu kurangi 1. Funding 0,03% per 8 jam: 1,00031.095 − 1 = 38,9% per tahun. Kalau kamu sekadar mengalikan 0,03% × 365 = 10,95%, kamu lupa dua hal: dibayar tiga kali sehari, dan bermajemuk.

Funding dihitung dari notional, bukan dari modalmu. Jadi ungkitan ikut melipatgandakan bebannya terhadap modal.

\[ \text{Biaya funding per hari} = f_{8\text{jam}} \times 3 \times \text{notional} \]

modal Rp1 miliar dengan ungkitan 5× berarti notional Rp5 miliar. Funding 0,05% per 8 jam: 0,0005 × 3 × Rp5 miliar = Rp7,5 juta per hari, atau Rp225 juta per bulan (30 hari). Itu 22,5% modal per bulan, tanpa harga bergerak sedikit pun.

  1. Sistem Sari punya keunggulan kecil tetapi nyata: rata-rata +0,15R per transaksi. R adalah besar risiko per transaksi, di sini 1% modal. Dengan 20 transaksi per bulan, hasilnya 20 × 0,15 × 1% = 3% modal per bulan.

  2. Ia memakai perpetual dengan ungkitan 5× dan funding 0,05% per 8 jam. Biaya funding: 22,5% modal per bulan.

  3. 3% jauh lebih kecil daripada 22,5%. Sistemnya tidak bisa bertahan. Dalam empat bulan, funding saja sudah memakan 90% modal.

  4. Berapa funding maksimum yang masih aman? Misalkan funding tidak boleh melebihi separuh ekspektasi (1,5% modal per bulan). Pada ungkitan 5×: 0,015 × Rp1 miliar ÷ (3 × 30 × Rp5 miliar) = 0,00333% per 8 jam. Itu sepertiga dari baris terendah tabel.

  5. Dua jalan keluar: turunkan ungkitan (funding turun sebanding, eksposur juga turun) atau perpendek lama posisi (funding yang terkumpul lebih sedikit).

Funding adalah biaya pasti yang dibayar tiap 8 jam, benar atau salah analisismu. Kurangkan dari ekspektasi sebelum membuka posisi. Funding yang sangat positif juga sebuah sinyal: posisi beli sedang sangat ramai, keadaan ketika likuidasi berantai paling mungkin terjadi (bahasan modul berikutnya). Dan ingat, funding bisa berbalik arah tanpa peringatan.

Opsi: hak yang ada harganya, dan sewa hariannya

Opsi memberi hak, bukan kewajiban, untuk bertransaksi pada harga tertentu. Harga tertentu itu disebut strike. Ada dua jenis: call (hak membeli) dan put (hak menjual). Pembeli opsi membayar premi. Penjual opsi menerima premi itu dan menanggung kewajibannya.

\[ \text{Premi} = \text{Nilai intrinsik} + \text{Nilai waktu} \]

harga opsi terdiri dari dua bagian. Nilai intrinsik: untung kalau hak itu dipakai sekarang juga (call strike 9.500 saat harga 10.000 punya nilai intrinsik 500). Nilai waktu: harga untuk "kesempatan" harga bergerak menguntungkan sebelum jatuh tempo. Nilai waktu terus menyusut sampai nol di hari jatuh tempo.

Opsi yang strikenya sama dengan harga sekarang disebut ATM (at-the-money). Opsi yang belum untung kalau dipakai sekarang disebut OTM (out-of-the-money, di luar uang). Opsi OTM lebih murah karena isinya hanya nilai waktu.

Greeks: empat pertanyaan sederhana

Harga opsi bisa dihitung dengan model matematika terkenal bernama Black-Scholes. Model itu juga memberi Greeks, yaitu ukuran kepekaan harga opsi. Namanya terdengar seram, padahal masing-masing hanya menjawab satu pertanyaan.

GreekPertanyaan yang dijawab
Delta (Δ)Berapa harga opsi berubah kalau harga aset naik 1 poin?
Gamma (Γ)Berapa delta itu sendiri berubah kalau harga aset naik 1 poin?
Vega (ν)Berapa harga opsi berubah kalau volatilitas tersirat naik 1 poin persen?
Theta (Θ)Berapa harga opsi berubah kalau satu hari berlalu?

Satu istilah lagi: volatilitas tersirat atau IV (implied volatility). IV adalah seberapa liar pasar "menganggap" harga akan bergerak, dibaca dari harga opsi itu sendiri. Makin tinggi IV, makin mahal opsinya.

StrikeIVHargaΔΓνΘ per hari
9.50025%635,790,7960,000408,13−4,69
9.50040%773,040,7090,000309,83−7,68
10.00025%312,540,5440,0005511,37−5,65
10.00040%483,160,5410,0003511,38−8,46
10.50025%122,270,2840,000479,72−4,53
10.50040%278,470,3740,0003310,86−7,86

Call 30 hari, harga aset 10.000, suku bunga 6,5% per tahun.

Bacaan pertama: IV mengubah harga secara besar. Call ATM pada IV 25% berharga 312,54. Pada IV 40% berharganya 483,16. Itu 54,6% lebih mahal untuk hak yang persis sama. Membeli opsi saat IV tinggi berarti membayar mahal. Kamu bahkan bisa rugi saat IV turun, walaupun tebakan arah hargamu benar.

Bacaan kedua: theta adalah sewa harian bagi pembeli. Call ATM pada IV 40% kehilangan 8,46 per hari hanya karena waktu berlalu. Dikali 30 hari, itu 253,80, lebih dari separuh premi. Tapi 253,80 hanya laju theta hari ini dikali 30. Theta makin cepat menjelang jatuh tempo, jadi kalau harganya tidak bergerak sama sekali, opsi ATM 30 hari ini berakhir tanpa nilai: seluruh premi 483,16 hilang.

48330 hr 43925 hr 39120 hr 33615 hr 27310 hr 1915 hr 0 Sisa hari sampai jatuh tempo (harga aset diam di 10.000)
Call ATM (strike 10.000, IV 40%) kalau harga aset tidak bergerak sama sekali. Nilainya meleleh seperti es batu, makin cepat menjelang jatuh tempo, dan menjadi nol di hari terakhir karena tidak ada nilai intrinsik.

Berapa gerakan harga yang dibutuhkan sekadar untuk impas?

Ini perhitungan yang jarang diajarkan, padahal sangat berguna. Theta adalah kerugian harianmu. Delta adalah untung per 1 poin gerakan harga. Jadi untuk menutup sewa harian, harga harus bergerak searah sebanyak:

\[ \text{Gerakan impas per hari} = \frac{|\Theta|}{\Delta} \]

bagi besar theta (tanpa tanda minus) dengan delta. Call ATM IV 40%: 8,46 ÷ 0,541 = 15,64 poin per hari, atau 0,156% dari harga 10.000. Selama 30 hari, itu gerakan searah sekitar 4,69% hanya untuk impas, belum untung sepeser pun.

Bagaimana dengan opsi yang lebih murah? Call OTM strike 10.500 (IV 40%) berharga 278,47, dengan Θ −7,86 dan Δ 0,374. Gerakan impasnya 7,86 ÷ 0,374 = 21,02 poin per hari, atau 0,210%. Lebih besar! Opsi yang lebih murah justru butuh gerakan harian lebih besar untuk impas. Murah tidak sama dengan mudah untung.

Gamma melawan theta: inti dagang opsi

Pembeli opsi punya gamma positif: posisinya makin diuntungkan kalau harga bergerak besar. Ia juga punya theta negatif: kehilangan nilai setiap hari. Penjual opsi kebalikannya: theta positif (menerima sewa harian) dan gamma negatif (terpukul kalau harga bergerak besar).

Pembeli opsi

Membayar sewa harian (theta) demi gamma. Ia bertaruh gerakan harga akan lebih besar daripada yang tersirat di harga opsi.

VS

Penjual opsi

Menerima sewa harian, menanggung kerugian bila harga bergerak besar. Ia bertaruh gerakan harga lebih kecil daripada yang tersirat.

Greeks bukan ilmu gaib. Masing-masing menjawab satu pertanyaan. Yang paling praktis: hitung |Θ| ÷ Δ sebelum membeli opsi. Kalau harga jarang bergerak sebesar itu per hari, kamu sedang membayar sewa untuk taruhan yang sulit menang.

Rumus Black-Scholes untuk call

Tabel Greeks di atas dihitung dengan model Black-Scholes:

\[ C = S\,N(d_1) - K e^{-rT} N(d_2), \quad d_1 = \frac{\ln(S/K) + (r + \sigma^2/2)T}{\sigma\sqrt{T}}, \quad d_2 = d_1 - \sigma\sqrt{T} \]

dengan \(N(\cdot)\) fungsi distribusi normal baku dan \(\sigma\) volatilitas tersirat. Delta call adalah \(N(d_1)\). Greeks adalah turunan parsial harga opsi: \(\Delta = \partial C/\partial S\), \(\Gamma = \partial^2 C/\partial S^2\), \(\nu = \partial C/\partial \sigma\) (per 1 poin persen), \(\Theta = \partial C/\partial t\) (per hari). Untuk \(S = K = 10.000\), \(T = 30/365\), \(r = 6{,}5\%\), \(\sigma = 40\%\), hasilnya \(C = 483{,}16\).

Kenapa menjual opsi memang dibayar

Ada satu keteraturan yang cukup kokoh di pasar opsi: volatilitas tersirat (IV) cenderung lebih tinggi daripada volatilitas yang kemudian benar-benar terjadi. Volatilitas yang benar-benar terjadi disebut volatilitas terwujud atau RV.

IVRV terwujudSelisihRelatif
25%21%+4 poin persen+19%
30%25%+5 poin persen+20%
40%32%+8 poin persen+25%
60%50%+10 poin persen+20%

Selisih ini disebut premi risiko varians. Kenapa selisih ini ada dan masuk akal? Pembeli opsi membeli perlindungan. Penjual opsi menyediakannya. Sama seperti asuransi, harga perlindungan selalu di atas kerugian rata-rata yang diharapkan, karena penyedia perlindungan harus dibayar untuk menanggung risiko.

Menjual opsi adalah aliran pendapatan yang nyata, bukan ilusi. Mekanismenya sekuat asuransi. Tetapi ingat kalimat pembuka modul: pendapatan itu adalah bayaran untuk menanggung risiko gerakan harga besar yang mendadak. Pendapatannya datang sedikit-sedikit. Risikonya datang sekaligus.

Premi varians dalam angka

Varians adalah volatilitas dikuadratkan. Untuk IV 40% dan RV 32%, selisih variansnya \(0{,}40^2 - 0{,}32^2 = 0{,}16 - 0{,}1024 = 0{,}0576\). Selisih volatilitasnya 8 poin persen, atau 25% relatif terhadap RV (8 ÷ 32).

Strategi 96% yang menyimpan bom

Lihat! Jual put tiap bulan, terima premi hampir 1%. Hampir tiap bulan untung. Kurvanya naik terus kayak tangga!

Om, kerugian satu bulan terburuknya berapa kali premi bulanan?

Eh... jarang rugi kok.

Sekitar 33 kali. Satu bulan buruk menghapus lebih dari dua setengah tahun premi.

BUM!

Mari kita ukur strategi Om Cuan dengan jujur. Strateginya: jual put 10% di luar uang (strike 9.000 saat harga 10.000) setiap bulan. IV 40%, sedangkan volatilitas yang benar-benar terjadi 32%. Jadi penjual punya keunggulan sejati dari premi risiko varians.

Premi yang diterima: 96,42 per kontrak, atau 0,964% dari notional per bulan. Strategi ini disimulasikan selama 120 bulan (10 tahun) dengan 6.000 lintasan, yaitu 6.000 versi masa depan yang berbeda. Simulasinya dibuat dua kali: sekali dengan pasar "normal", sekali dengan tambahan lonjakan (2% bulan mengalami gerakan tiga kali lebih besar dari biasa).

Pasar normalDengan lonjakan
Total untung-rugi rata-rata5.740,44.729,2
Total untung-rugi median5.890,14.988,0
Total untung-rugi persentil 52.397,3262,6
Lintasan yang berakhir untung99,5%95,7%
Kerugian 1 bulan terburuk (rata-rata)−994,0−1.436,5
Kerugian 1 bulan terburuk (persentil 5)−1.537,0−3.216,6
Kali lipat premi bulanan15,9×33,4×

Persentil 5 artinya batas hasil 5% terburuk: satu dari dua puluh kemungkinan berakhir lebih buruk dari angka itu.

Baca baris terakhir dua kali. Strategi ini berakhir untung pada 95,7% lintasan sepuluh tahun. Tetapi kerugian satu bulan terburuknya 33,4 kali premi bulanannya (3.216,6 ÷ 96,42). Artinya satu bulan buruk menghapus lebih dari dua setengah tahun pendapatan premi.

premi kecil, hampir tiap bulan 1 bulan: −33,4× premi bulan demi bulan → (ilustrasi bentuk, bukan data)
Bentuk khas hasil penjual opsi: naik sedikit demi sedikit, lalu jatuh dalam satu bulan. Backtest yang berhenti sebelum jatuhnya akan tampak hampir sempurna.

Kenapa profil ini begitu berbahaya

Pertama: backtest-nya hampir sempurna. Backtest adalah uji strategi memakai data masa lalu. Strategi ini menang sangat sering dan kurvanya mulus. Tetapi kurva yang mulus adalah gejala, bukan bukti. Di sini sumber gejalanya jelas: kerugian besarnya belum terjadi di dalam data yang diuji.

Kedua: sampel yang "cukup" ternyata tidak cukup. Lonjakan hanya terjadi pada 2% bulan. Peluang sebuah backtest 36 bulan (3 tahun) tidak memuat satu pun lonjakan adalah 0,9836 = 48,3%. Hampir separuh backtest tiga tahun melewatkan seluruh risiko strategi ini.

Ketiga: VaR meremehkannya secara sistematis. VaR (Value at Risk) adalah batas kerugian yang tidak dilampaui pada, misalnya, 99 dari 100 bulan. Pada 99% bulan, kerugian strategi ini kecil atau nol. Maka VaR 99%-nya tampak rendah dan menenangkan. Padahal seluruh risikonya berada di luar ambang yang diukur VaR.

Ukuran yang menangkapnya adalah Expected Shortfall (ES). ES bertanya: "kalau kita sudah masuk 1% bulan terburuk itu, rata-rata ruginya berapa?"

VaR 99%

"Pada 99 dari 100 bulan, rugimu tidak lebih dari angka ini." Diam soal seberapa parah 1 bulan sisanya.

VS

Expected Shortfall

"Pada bulan-bulan yang melewati batas itu, rata-rata rugimu sebesar ini." Menatap langsung ke ekor yang berbahaya.

Keempat: persentil 5 runtuh. Total untung-rugi persentil 5 turun dari 2.397,3 menjadi 262,6 saat lonjakan dimasukkan. Pada satu dari dua puluh kemungkinan, sepuluh tahun kerja menghasilkan hampir tidak ada, walaupun preminya sejati dan keunggulannya nyata.

Satuan yang menyesatkanSatuan yang jujur
Tingkat kemenangan 95,7%Kerugian terburuk 33,4× premi bulanan
VaR 99% yang rendahExpected Shortfall
Kurva untung yang mulusSebaran kerugian di ekor
Imbal hasil rata-rataPersentil 5 atas seluruh 10 tahun

Menjual opsi bukan strategi yang selalu buruk. Preminya nyata dan rata-rata untungnya besar. Yang berbahaya adalah menilainya dengan satuan yang salah. Tingkat kemenangan 95,7% adalah satuan yang salah. Satu bulan buruk bisa menghapus pendapatan premi bertahun-tahun.

Strategi yang menang hampir setiap bulan tidak melanggar hukum ekonomi. Ia hanya memindahkan kerugiannya ke tempat yang jarang diukur. Karena itu, ukuran posisi harus ditetapkan dari kerugian ekor (33,4× premi), bukan dari premi. Laporkan ES bersama VaR. Dan setiap backtest jual-opsi wajib menyebut apakah datanya memuat peristiwa lonjakan.

Total biaya carry: hitung sebelum masuk

Ketiga kontrak tadi punya biaya yang sering tidak dijumlahkan bersama. Gabungannya disebut biaya carry total.

\[ \text{Carry total} = \text{Spread} + \text{Komisi} + \text{Roll atau funding} + \text{Biaya pendanaan margin} \]

jumlahkan semua ongkos memegang posisi: selisih harga beli-jual (spread), komisi, biaya roll atau funding, dan bunga dana untuk margin. Untuk pembeli opsi, tambahkan theta.

KontrakKomponen biaya utama
FuturesSpread + komisi + basis roll
PerpetualSpread + komisi + funding
Membeli opsiSpread + komisi + theta
Menjual opsiSpread + komisi − premi + risiko ekor
\[ \text{Ekspektasi bersih} = \text{Ekspektasi kotor} - \text{Carry total selama posisi dipegang} \]

keunggulan sistemmu baru berarti setelah dikurangi semua ongkos memegang posisi.

  1. Modal Sari Rp200 juta. Risiko 1% per transaksi, jadi 1R = Rp2 juta. Sistemnya berekspektasi +0,15R. Notional Rp300 juta (ungkitan 1,5×). Posisi dipegang 1 hari, funding 0,01% per 8 jam.

  2. Ekspektasi kotor: 0,15 × Rp2.000.000 = +Rp300.000.

  3. Spread + komisi bolak-balik, 5 basis poin (0,05%) dari notional: −Rp150.000.
    Funding 1 hari: 0,0001 × 3 × 1 × Rp300.000.000 = −Rp90.000.

  4. Bersih: +Rp60.000, hanya 20% dari ekspektasi kotor. Delapan puluh persen keunggulan hilang ke biaya carry, padahal posisinya cuma sehari.

  5. Kalau dipegang 3 hari, funding menjadi Rp270.000 dan bersihnya −Rp120.000. Sistem yang tadinya untung kini merugi. Kalau funding naik ke 0,05% per 8 jam, funding sehari saja Rp450.000, sudah melebihi seluruh ekspektasi kotor.

Aturan operasionalnya: hitung carry total sebelum membuka posisi, lalu tolak posisi yang carry-nya melebihi separuh ekspektasi kotornya. Biaya adalah satu-satunya bagian hasil yang pasti.

Kebijakan Derivatif: janji tertulis pada dirimu sendiri

Semua hitungan tadi baru berguna kalau dijadikan aturan sebelum kamu terjebak suasana pasar. Naskah modul memberi templat Kebijakan Derivatif tertulis. Isinya bisa diringkas menjadi enam pertanyaan.

  1. Tujuan: lindung nilai, efisiensi modal, atau spekulasi berungkit? Hitung notional ÷ modal. Kalau di atas 1, akui saja: spekulasi berungkit. Tulis ungkitan maksimum yang kamu izinkan.
  2. Biaya carry: berapa spread, komisi, roll atau funding, dan theta selama posisi dipegang? Apakah di bawah 50% ekspektasi kotor? Kalau tidak, posisi ditolak.
  3. Risiko ekor (wajib kalau menjual opsi): berapa kerugian terburuk dibanding premi? Berapa periode pendapatan yang hilang dalam satu kejadian? Apakah ES dilaporkan? Apakah data ujimu memuat lonjakan?
  4. Funding dan basis: berapa funding per tahun dan per bulan terhadap modal? Apa rencanamu kalau funding berbalik?
  5. Batas keras: notional maksimum, kerugian maksimum per posisi, dan kerugian maksimum semua posisi sekaligus dengan anggapan saat pasar tertekan semuanya bergerak searah. Siapkan cadangan tunai untuk memenuhi tagihan margin tanpa terpaksa menjual.
  6. Pengakuan diri: risiko apa yang kamu tanggung untuk orang lain? Berapa kerugian maksimum posisi ini, dan apakah terbatas?

Sebagian posisi derivatif punya kerugian yang secara teori tidak terbatas. Kalau kamu tidak bisa menjawab pertanyaan nomor 6 dengan sebuah angka, jangan buka posisinya.

Kebijakan tertulis melindungimu dari dirimu sendiri di saat pasar ramai. Derivatif memindahkan risiko, tidak menghapusnya. Tanda tanganmu di bawah kebijakan itu adalah pengakuan bahwa kamu tahu risiko siapa yang sedang kamu pikul.

Mitos atau fakta?

Ketuk setiap kartu untuk membaliknya.

"Futures lebih mahal dari spot berarti pasar yakin harga akan naik."

Basis adalah biaya carry. Buktinya, setara per tahunnya sama (6,72%) untuk jatuh tempo 30 hari maupun 365 hari.

"Funding 0,05% itu kecil, abaikan saja."

0,05% per 8 jam setara 72,9% per tahun. Dengan ungkitan 5×, itu 22,5% modal per bulan.

"Opsi yang murah lebih gampang untung."

Call OTM yang lebih murah butuh gerakan 21,02 poin per hari untuk impas, lebih besar dari call ATM (15,64 poin).

"Strategi yang menang 96% bulan pasti aman."

Kerugian satu bulan terburuknya bisa 33,4× premi bulanan. Satu bulan menghapus lebih dari 2,5 tahun pendapatan.

"VaR rendah berarti risikonya rendah."

Strategi jual opsi menyembunyikan risikonya di luar ambang VaR. Expected Shortfall yang menangkapnya.

Cek pemahamanmu

Latihan singkat ini tidak dinilai. Kuis resmi modul ada di bagian akhir halaman.

1. Futures 180 hari diperdagangkan 3,26% di atas spot, sedangkan setara per tahunnya sama dengan suku bunga. Cara membacanya yang tepat adalah…

  1. Pasar memperkirakan harga naik 3,26% dalam 180 hari
  2. Itu biaya memegang aset selama 180 hari, bukan ramalan arah
  3. Pembeli futures pasti untung 3,26%
  4. Bursa memungut biaya 3,26% per kontrak

Basis mencerminkan biaya carry. Karena setara tahunannya sama untuk semua tenor, ia jejak suku bunga, bukan ramalan.

2. Modal Rp100 juta, notional semua posisi futures Rp400 juta, dan pemiliknya menyebutnya "efisiensi modal". Menurut uji eksposur, posisi ini adalah…

  1. Efisiensi modal, karena dibuka di bursa resmi
  2. Lindung nilai, karena memakai futures
  3. Tidak bisa ditentukan tanpa mengetahui niatnya
  4. Spekulasi berungkit, karena notional ÷ modal = 4, di atas 1

Rasio 4 di atas 1 berarti posisi menambah eksposur. Angka ini tidak bisa disamarkan oleh nama atau niat.

3. Funding perpetual 0,01% per 8 jam secara konsisten setara kira-kira berapa per tahun?

  1. 0,01%
  2. 3,65%
  3. 11,6%
  4. 36,5%

1,0001365 × 3 − 1 ≈ 11,6%. Dibayar tiga kali sehari dan bermajemuk.

4. Sebuah call punya theta −9 poin per hari dan delta 0,45. Berapa gerakan harga harian yang dibutuhkan sekadar untuk impas terhadap sewa waktu?

  1. 20 poin per hari
  2. 9 poin per hari
  3. 4,05 poin per hari
  4. 45 poin per hari

|Θ| ÷ Δ = 9 ÷ 0,45 = 20 poin per hari. Bukan theta saja, dan bukan theta dikali delta.

5. Kenapa Expected Shortfall lebih jujur daripada VaR untuk strategi menjual opsi?

  1. Karena ES selalu menghasilkan angka yang lebih kecil
  2. Karena ES mengukur rata-rata kerugian di bulan-bulan yang melewati ambang, tempat risiko strategi ini bersembunyi
  3. Karena VaR tidak bisa dihitung untuk opsi
  4. Karena ES hanya menghitung bulan-bulan yang untung

Hampir semua bulan rugi kecil atau nol, jadi VaR tampak rendah. Bahayanya ada di luar ambang, dan ES mengukur bagian itu.

Ringkasan dan kamus mini

Fungsi: derivatif memindahkan risiko; setiap pendapatannya adalah bayaran menanggung risiko orang lain. Uji eksposur: notional ÷ modal di atas 1 berarti spekulasi berungkit.
Futures: F = S·e(r−q)T; basis adalah biaya carry. Contango kuat (+2% per 3 bulan) memakan 8,36% per tahun.
Perpetual: funding (1 + f)1.095 − 1. 0,05% per 8 jam = 72,9% per tahun = 22,5% modal per bulan pada ungkitan 5×.
Opsi: premi = intrinsik + waktu. IV tinggi membuat opsi mahal. Gerakan impas = |Θ| ÷ Δ.
Penjual opsi: premi risiko varians nyata, tetapi kerugian terburuk 33,4× premi bulanan. Nilai dengan ES dan persentil 5, bukan tingkat kemenangan.
Carry: hitung sebelum masuk; tolak kalau melebihi separuh ekspektasi kotor.

Derivatif
Kontrak yang nilainya diturunkan dari harga aset lain.
Notional
Nilai total aset yang dikendalikan posisi, bukan uang yang disetor.
Futures
Kontrak jual-beli dengan harga hari ini dan serah-terima di tanggal jatuh tempo.
Basis
Selisih harga futures dan spot; mencerminkan biaya carry.
Contango / backwardation
Futures di atas spot / di bawah spot.
Roll
Menutup kontrak yang hampir jatuh tempo dan membuka kontrak berikutnya.
Perpetual swap
Kontrak tanpa jatuh tempo yang dijaga dekat spot lewat funding.
Funding rate
Pembayaran berkala (lazimnya tiap 8 jam) antara pemegang posisi beli dan jual.
Opsi call / put
Hak (bukan kewajiban) membeli / menjual pada harga strike.
Volatilitas tersirat (IV)
Tingkat naik-turun harga yang tersirat dalam harga opsi.
Delta, gamma, vega, theta
Kepekaan harga opsi terhadap harga aset, perubahan delta, volatilitas, dan waktu.
Premi risiko varians
Kecenderungan IV lebih tinggi dari volatilitas terwujud; bayaran bagi penjual opsi.
VaR
Batas kerugian yang tidak dilampaui pada sebagian besar periode.
Expected Shortfall
Rata-rata kerugian pada periode yang melewati ambang VaR.
Biaya carry total
Spread + komisi + roll atau funding + biaya pendanaan margin (+ theta bagi pembeli opsi).

Materi ini untuk pendidikan, bukan rekomendasi membeli atau menjual produk apa pun. Angka-angka adalah contoh hitungan dan simulasi dari naskah modul; hasil investasi tidak dijamin.

Selesai membaca? Mantap!

Uji pemahamanmu dengan kuis modul (4 soal). Skor terbaiknya dihitung 20% dari nilai akhir jenjang. Ingin rincian, rumus lengkap, dan latihan tambahan? Buka naskah lengkap modul ini.